Awal-awal membuat blog. masih semangat tingkat tinggi. Bahkan sampai bisa posting beberapa kali dalam sehari. Hot-blooded. *Eaa*.
Saat itu masih belum tau kalau publish post di blog itu bisa dischedule. Simpan dulu aja. Postingnya nanti. Nyicil dan cadangan kalau nanti tiba-tiba sibuk sampai gak bisa posting atau lagi buntu ide.
Tadinya gue pikir gampang lah ide mah ada aja, tapi ternyata lama kelamaan jadi gampang-gampang susah. Kepentok masalah quota internet juga soalnya. Jadi nggak sebatas masalah niat dan ide. Tapi juga dompet. Hehehe.
Jadi sempet deh akhir tahun 2014 dan awal tahun 2015 ini, postingan agak jarang dan terbilang singkat bin ringkas.
Teringat rekomendasi dari cerita di blog-blog lain, jangan deh blog itu dibiarin lebih dari satu minggu. Minimal seminggu sekali ada update-an baru. Paling pait sebulan sekali deh, udah pait banget.
Sebenarnya seberapa sering blog diupdate itu yah tergantung tujuan dari empunya. Gak salah kok blog diupdate kalau lagi mood aja atau lagi ada kejadian luar biasa. Biasanya blog-blog personal yang seperti itu. Cuma sayang ajah. Gue dulu begitu dan hasilnya, gak jelas nasib blog gue yang lama itu.
Balik ke topik, motivasi nggak langsung dari blog-blog lain buat stay update membuat gue sekarang kemudian mencicil postingan. Seperti kali ini. Saat gue mengetik postingan ini, di draft gue udah ada postingan lain yang siap terbit tapi udah gue jadwal publishnya nggak saat selesai nulis juga.
Dulu gue pernah ngomongin tentang left some draft tapi itu baru sebatas draft aja. Bukan postingan siap publish yang berjadwal. Bener-bener draft setengah jalan. *Seperdelapan malahan* .Kadang draft yang setengah jalan itu suka kebuang. Gue lupa inti omongannya apa. Kadang juga cuma judul sama kata kunci aja sih. *Hahaha*
Sekarang, ceritanya lagi niat mau simpennya draft, dominan dengan posting yang siap publish. Anggap aja trial. Percobaan. Kalau godaan untuk gak langsung buru-buru publish ini bisa gue lewatin, gue rasa gue bisa hiatus ngeblog beberapa waktu tanpa blog gue sendiri perlu hiatus. Cukup cek aja gitu sama paling publikasi dikit di twitter. *Hehehe*
![]() |
| Definisi Hiatus Sumber : Hasil Googling |
Mungkin alternatifnya bisa dengan ngetik dulu di word, terus di simpan. Tapi ngetik di word itu bikin gue nulis hal-hal yang serius dengan gaya bahasa serius, jd rasanya opsi ini gue abaikan. Kebawa suasana nulis laporan kayaknya. Hahaha.

4 komentar
Dulu gue juga sesuka hati. Tapi, giliran nggak ada kuota ya ribet sendiri. Berubah deh jadwal mostingnya. Seminggu 1-2 postingan. :))
ReplyDeleteRata-rata kyny blogger itu semingu sekali yah update blognya...
Deletesaya nggak mau posting artikel dengan waktu yg berdekatan. Haru ada selang waktunya, biar artikelnya bisa hidup, ada yang komentarin, viewnya banyak, dan ketangkep di google
ReplyDeleteWah, beda strategi yah bang
DeleteNo SARA, No SPAM, dan Kata2 Kasar ^^